Pertama-tama maaf jika site ini sudah jarang sekali saya update. Namun karena adanya koneksi yang baik, saya berencana akan lebih ‘mengurus’ site ini. Jika ada request, silakan post di ‘Request Page’. Sebelumnya saya mohon maaf jika ada beberapa lirik yang memakan waktu lama dalam pencariannya dan penerjemahannya. Mohon maklum.Terima kasih.
AMAYADORi, Itsuwa Mayumi Desember 25, 2007
Ekino homu de mikaketa
Anata wa mukashi no koibito
sono, natsukashi yokogao
Omowazu koe o kaketa watashi
Anata wa odoroita yo o ni
Tabako o otoshite shimatta
Kudake chitta honoo no hibi ga
Tsuka no mani, yomigaeri
Mitsume au,
doo shiteru ima wa
Arekara kimi wa,
Genki ni shiteru wa
Itsu datte watashi,
Ocha demo nomou
Sukoshi no jikan,
Densha wa
Toori sungite yuku
Anata wa koohi kappu ni
Kakkusatoo futatsu irete
Ima no boku wa,konna mono sato
Warai nagara kami o kaki ageta
Soo dakedo fushigi ne
Anohi wakareta koto mo
Tada amari ni wakasugita dakedato futari
Tagai ni yurushi aeru
Aishitawa, watashi
Anata no koto o
ima wa betsu betsu no
Yume o ou kedo
Meguri aiwa
Sutekina koto ne
Amayodori suru yoo ni futari
Aishitawa, watashi
Anata no koto o
ima wa betsu betsu no
Yume o ou kedo
Meguri aiwa
Sutekina koto ne
Amayodori suru yoo ni futari
Kau, kekasihku dimasa lalu
Memandangi raut wajahmu sekilas
Aku tidak bisa menahan diriku untuk berbicara denganmu
Kau terlihat terkejut, rokokmu terjatuh
Jembatan diantara kita sekarang sudah habis terbakar
Kita saling memandangi satu sama lain
Sejak terakhir kali kita bertemu, bagaimana kabarmu?
Aku baik-baik saja, hidupku menyenangkan
Apakah kau mau secangkir kopi?
Kereta bergerak cepat
Kau menambahkan 2 sendok gula ke dalam kopimu
Dan berkata “Kau masih mengingatnya dengan baik”
Kau tersenyum, dan menyisir rambutmu dengan tanganmu
Kenyataan bahwa pada saat itu kita berpisah memang benar
Sekarang, kita dapat memaafkan satu sama lain
Kita hanya terlalu muda (saat itu)
Aku mencintaimu
Tetapi kita berdua memiliki mimpi kita masing-masing untuk dicapai
Bertemu kembali denganmu adalah sesuatu yang menakjubkan
Rasanya seperti kita berdua yang berteduh dari hujan
Aku mencintaimu
Tetapi kita berdua memiliki mimpi kita masing-masing untuk dicapai
Bertemu kembali denganmu adalah sesuatu yang menakjubkan
Rasanya seperti kita berdua berteduh dari hujan
1000 no Kotoba (Kumi Koda) Oktober 12, 2007
1000 no Kotoba (Kumi Koda)
Kimi no kotoba wa yume no yasashisa kana?
Uso wo zenbu
Ooikakushiteru
Zurui yo ne
Tabidatsu kimi ni sameta senaka misete
Kiite ita yo “Hitori tatakau no?”
Zurui yo ne
“Kaette kuru kara”
Oikoshite yuku kimi no koe
Iji hatte
Tsuyoi furi toki wo modoshite
Sakebeba yokatta?
Ikanaide to namida koboshitara?
Ima wa dekiru
Donna koto mo
Ienakatta 1000(sen) no kotoba wo
haruka na
Kimi no senaka ni okuru yo
Tsubasa ni kaete
Ienakatta 1000(sen) no kotoba wa kizutsuita
Kimi no senaka ni yorisoi
Dakishimeru
Yume no tsuzuki wa kimi wo omoinagara
Ano hi no koto wasureta furi shite
Zurui yo ne
“Tegami wo kaku kara”
Shisen sorashita kimi no koe
Iji hatte
Tsuyoi furi
toki wo modoshite
Okoreba yokatta?
Matenai yo to kata wo otoshitara?
Ima wa dekiru
Donna koto mo
Kikoeteru?
1000(sen) no kotoba wo
Mienai kimi no senaka ni okuru yo
Tsubasa ni kaete
Kikoeteru?
1000(sen) no kotoba wa
Tsukareta
Kimi no senaka ni yorisoi, dakishimeru
Ienakatta 1000(sen) no kotoba wo
Kimi no senaka ni okuru yo
Tsubasa ni kaete
Kikoeteru? 1000(sen) no kotoba wo
Kimi no senaka ni yorisoi
Aku ingin tahu, bilamana kata-katamu adalah kebaikan dari sebuah mimpi
Kau menyembunyikan semua kebohongan
Kau kejam, ya?
Aku menunjukkan punggungku yang ’dingin’ padamu; yang akan pergi untuk suatu perjalanan dan bertanya
“Apakah kau akan pergi bertarung sendirian?“
Kau kejam, ya?
“Aku akan kembali dan pulang ke rumah,”
Suaramu yang terdengar olehku itu membuatku sebal
Dan kau kembali ke waktu ketika kau menganggap dirimu kuat
Apakah lebih baik jika aku berteriak?
Ketika aku menangis, “jangan pergi”?
Saat ini,
kau dapat melakukan apapun
Aku akan mengirimkan 1000 kata kepadamu
Jauh sekali…
Maka itu, ubahlah mereka menjadi sayap
1000 kata yang tidak dapat kuucapkan
semakin mendekat kepadamu, yang terluka,
dan akan mendekapmu erat
Sebagai kelanjutan dari mimpi,
Ketika memikirkanmu,
Aku berusaha untuk melupakan hari itu
Aku kejam, ya?
“aku akan menulis surat untukmu”
kau membalikkan badanmu,
suaramu yang terdengar olehku itu menyebalkan
Dan kau kembali ke waktu ketika kau menganggap dirimu kuat
Apakah lebih baik jika aku mengirimimu (surat)?
Jika aku mengangkat bahuku, sambil berkata “Aku tidak dapat menunggu”?
Saat ini,
kau dapat melakukan apapun
Dapatkah kau mendengar 1000 kata itu?
Aku mengirimkannya padamu, (kau) yang tidak dapat kulihat
Maka itu, ubahlah mereka menjadi sayap
Dapatkah kau mendengar 1000 kata itu?
Mereka mendekat kepadamu; yang kelelahan
Dan akan mendekapmu erat
Aku akan mengirimkan 1000 kata kepadamu
Maka itu, ubahlah mereka menjadi sayap
Dapatkah kau mendengar 1000 kata itu?
Mereka mendekat kepadamu; yang kelelahan
Yakusoku wa Iranai (Escaflowne), Sakamoto Maaya Oktober 12, 2007
Yakusoku wa Iranai (Escaflowne), Sakamoto Maaya (Opening #1)
nee aishitara daremo ga
konna kodoku ni naru no?
nee kurayami yori mo fukai kurushimi
dakishimeteru no?
nani mo kamo ga futari kagayaku tame
kitto
kimi wo kimi wo aishiteru
kokoro de mitsumete iru
kimi wo kimi wo shinjiteru
samui yoru mo
nee koi shite mo dare ni mo itsuka
owari ga kuru no?
nee aozora yori mo sunda
tokimeki sutete shimau no?
kisetsu kawaru no kaze
michi wo hashiru zutto
kimi wo kimi wo aishiteru
kokoro de mitsumete iru
kimi wo kimi wo shinjiteru
samui yoru mo
tatoe ashita nakushite mo
anata wo ushinatte mo
dekiru kagiri no egao de kagayakitai
namida de ima yobi kakeru
yakusoku nado iranai
kimi ga kureta taisetsu na tsuyosa dakara
hitomi de ima yobi kakeru
yakusoku nado iranai
hitomi de ima te wo nobasu
samui yoru mo
Walau mereka berdua mencintai satu sama lain
Apakah akan datang suatu hari dimana (hubungan) mereka akan berakhir?
Dapatkan persaan yang lebih transparan daripada langit biru akhirnya dapat dilepaskan?
Angin tanda berubahnya musim
Terus bertiup melewati jalanan
Selamanya…
Aku mencintaimu.
Aku menatapmu dengan sepenuh hatiku.
Aku mempercayaimu.
Di malam yang paling dingin sekalipun.
Walaupun aku akan kehilangan hari esok
Dan juga kehilangan dirimu
Aku ingin bersinar
Tersenyum dengan senyuman terbaik yang kumiliki
Sekarang, aku memanggilmu dengan air mataku
Aku tidak membutuhkan janji, atau sebagainya,
Karena kau memberikan kekuatan padaku
Sekarang, aku memanggilmu dengan mataku
Aku tidak memerlukan janji atau sebagainya
Sekarang, aku berusaha menggapaimu dengan mataku
Dimalam yang paling dingin sekalipun
Kioku ~there’s no end~, Sakamoto Maaya Agustus 25, 2007
Kioku ~there’s no end~ / Memories ~there’s no end~
Sakamoto Maaya
Album : 30 minutes Night Flight
doko made mo tsudzuiteru kusahara ni hitorikiri
tooi hi no omoide o sagashiteiru
gareki no ue no tsuki wa subete o mitsumeteru
ooki na te de idaite kureta anata wa mou inai kedo
watashi wa kyou mo sekai no dokoka ni sagashiteru
sono kioku no naka de ashita e kinou e tabidatsu tame
yuugure wa naze kashira kokorobosoku naru yo ne
koko ja nai dokoka ni kaeritaku naru
hikari wa yami no naka de umareru toki o matsu no
ooki na te de idaite kureta anata wa ima koko ni ite
subete ga kyou mo uchuu no dokoka de tsudzuiteru
sono kioku o idaite sagashite ashita e tabidatsu tame
subete ga kyou mo uchuu no dokoka ni ikiteiru
sono kioku no naka de ashita e kanata e tobidatsu tame
tabidatsu tame
Apapun yang terjadi, aku terus melanjutkan perjalananku menuju padang rumput
sendirian
Mencari kenangan dari hari-hari yang menjauh
Bulan yang berada diatas reruntuhan itu melihat semuanya
Walaupun kau yang memegang tanganku dengan tanganmu yang besar itu tidak lama lagi berada disini,
Hari ini, aku mencari disuatu tempat didunia ini
Didalam memori tersebut –untuk esok, untuk kemarin—untuk memulai sebuah perjalanan
Aku berpikir, kenapa di senja itu, semuanya terasa begitu menyedihkan
dan itu membuatku ingin pulang ke rumah –disuatu tempat— bukan disini
cahaya menanti kelahirannya dari dalam kegelapan
Kau, yang menggenggam tanganku dengan tanganmu yang besar itu ada disini sekarang
Hari ini, semuanya juga terus berlanjut di suatu tempat di alam semesta ini
Menggenggam, mencari memori tersebut –untuk esok—untuk memulai suatu perjalanan
Hari ini, semuanya juga hidup disuatu tempat di alam semesta ini
Didalam kenanagan tersebut –untuk esok, untuk kedepannya—untuk melompat keatas dan kemudian terbang
Untuk memulai suatu perjalanan
My Will, Dream Agustus 25, 2007
My Will
Dream
Lirik : Matsumuro Mai
Sotto mezameru
Hakanai omoi zutto donna toki demo negau yo
Anata ni todoku you ni to…
“Ato sukoshi” to iu kyouri ga fumi dasenakute
Itsumo me no mae wa tozasarete ita no
Aitai aenai hibi wo kasaneru tabi ni
Tsuyoi tokimeki wa setsunasa ni naru yo
Moshimo “eien” to iu mono ga aru nara
Toomawari shite demo shinjite mitai
“Bukiyou dakara kizutsuku koto mo aru” to
Wakatte tomaranai mou dare nimo makenai
Anata no koto wo omou
Sore dake de namida ga ima afure dashite kuru yo
Hakanai omoi zutto donna toki demo negau yo
Anata ni todoku you ni to…
Tsuyogaru koto dake shirisugite ita watashi
Dakedo ano toki kara mayoi wa kieta yo
Misetai to omou mono ga kitto atte
Kikasetai kotoba mo takusan aru
Egao nakigao mo zenbu mite hoshikute
Matte iru watashi wa yamate “CHANSU” wo tsukamu yo
Anata no koto wo omou
Sore dake de kokoro ga tsuyoku nareru ki ga suru yo
Hakanai omoi zutto donna toki demo negau yo
Anata ni todoku you ni to…
Anata no koto wo omou
Sore dake de namida ga ima afure dashite kuru yo
Tookute koe ga todokanai dakedo itsuka wa
Kanarazu todoku you ni
Shinjite, la la…
Perlahan-lahan, aku membuka mata
Aku berdoa agar apapun yang terjadi, perasaan yang selalu cepat berlalu ini
Dapat tersampaikan padamu
Aku tidak dapat melangkah bersebrangan
dengan jarak yang terasa sangat kecil ini
Selalu, daerah didepan mataku tertutup
Setiap saat hari-hari terlewati,
ketika aku ingin bertemu denganmu, tetapi tidak dapat
Kegelisahanku yang kuat itu menjadi luka
Apabila ada sesuatu seperti ‘keabadian’
Aku ingin percaya padamu,
Walaupun jalan kita harus bersimpangan
“Karena kita tidak mengetahuinya, ada saat dimana kita terluka”
Walapun aku tahu, aku tidak akan berhenti, Aku tidak akan menyerahkannya pada siapapun
Ketika aku memikirkanmu
Hanya dengan melakukannya, air mata mulai menetes
Aku berdoa supaya apapun yang terjadi, perasaan yang selalu cepat berlalu ini
dapat tersampaikan padamu
Aku memiliki sesuatu untuk kutunjukkan padamu
Dan ada banyak kata yang aku ingin kau mendengarnya
Wajah tersenyumku dan wajah menangis, aku ingin kau melihat semuanya
Untuk membuat penantianku berakhir, aku akan menggengam kesempatanku
Ketika aku memikirkanmu,
Hanya dengan melakukannya, aku merasa hatiku dapat bertambah kuat
Aku berdoa supaya apapun yang terjadi, perasaan yang cepat berlalu ini selalu dapat tersampaikan padamu
Ketika aku memikirkanmu
Hanya dengan melakukannya, air mata mulai menetes
Walaupun suaraku yang jauh ini tidak dapat mencapaimu,
Tetapi suatu hari aku percaya itu akan terjadi
Aku percaya….
Boku-tachi ga Koi o Suru Riyuu (Sakamoto Maaya) Agustus 25, 2007
Boku-tachi ga Koi o Suru Riyuu / The Reason We Fell In Love
Sakamoto Maaya
Album : 30 minutes Night Flight
orion boshi o mitsuketara mune ga yasashiku naru wake wa
dokoka no machi de miageteru kimi no senaka ga ukabu kara
toorisugari no ongaku ni kaze ga tsumetaku naru wake wa
watashi no naka no tokubetsu na kimochi kimi wa shiranai de iru kara
iikakete yameta kotoba
taisetsu ni tsuita chiisa na uso
otona ni natte mo muzukashii koto wa
omotteta yori takusan aru
doko made mo doko made mo
chikadzukeba tooku naru kimi ni
koi o shita sore dake de
sora wa hiroku fukaku natteiku
narande aruita kaerimichi toritome mo naku tsudzuku yuki
kimi no tetsugaku ni fureru toki ichiban suki na jibun ni naru
haru, natsu, aki, fuyu o kurikaeshi
itsu no ma ni ka hitomawari
meguri megutte otozureta watashi no orion
te ni ireru mono ja nakute
yakusoku kawasu koto ja nakute
sorezore ni mukau basho ga
niteitara ii to omou
doko made mo doko made mo
kimi ga kimi de iru kedakasa ga
ureshikute setsunakute
motto zutto soba ni itakute
koi o shita sore dake de
sora wa hiroku fukaku natteiku
Alasan kenapa hatiku terasa hangat ketika aku menemukan rasi Orion
Adalah karena bayanganmu muncul ke pikiranku,
kau melihatnya dari suatu tempat di kota ini
Alasan mengapa angin menjadi dingin ketika melewati musik
Adalah karena aku masih belum mengenalmu,
yang perasaan spesialku terkandung didalamnya
Kata-kata berhenti ditengah jalan
Kebohongan kecil dikatakan dengan hati-hati
Walaupun menjadi dewasa, ternyata ada banyak hal yang lebih sulit daripada yang pernah aku pikirkan
Apapun yang terjadi, apapun yang terjadi
Aku jatuh cinta padamu, yang pergi menjauh
Ketika aku mendekat padamu, dan hanya dengan itu
Langit terus menjadi lebih luas dan dalam
Salju terus turun tanpa mengenal batas
Dalam perjalanan pulang, kita berjalan dalam satu garis
Ketika kita menyentuh filsafatmu, aku menjadi diri yang paling kusukai
Musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin terulang kembali; sebelum aku mengetahuinya,
semuanya datang dan terulang
Orion-ku, yang berputar disekitar dia, masalahnya dan mengunjunginya
Itu bukan sesuatu yang dapat kau pegang dengan tanganmu
Itu bukan sesuatu yang dapat kita janjikan
Aku berpikir, akan lebih baik jika masing-masing tempat yang akan kita tuju sesuai dengan kita
Apapun yang terjadi, apapun yang terjadi
Keindahan dari dirimu yang menjadi dirimu sendiri
membuatku senang, terluka,
ingin berada disampingmu lagi,
selamanya
Cinta, dan hanya dengan itu
Langit terus menjadi lebih luas dan dalam
Dreaming (Sakamoto Maaya) Agustus 3, 2007
Dreaming
Sakamoto Maaya
Album : 30minutes Night Flight
soshite hitori ni naru
kyou wa aruitekaeru
miagereba mikadzuki
yane no ue de yureru
nemutasou na neko ga toori o yokogireba
haru no shirushi aoi yume no owari
mabuta ni nokoru kimi no waraikata ya
kirei na omoide bakari mata tadotteru
hayaku asa ga kite kurereba ii no ni
ashita wa kyou yori, kimi o wasureru kara
shizumiyuku seiza no senaka o miokutte
kimi o noseta shatoru
mune no kidou o mawaru
nanimo nakatta kao de hibi wa tsudzuiteku no
kimi ga inai koto ga futsuu ni naru
chirakashita mama no omoi ni wa ima mo
sukoshi mo te o tsukerarenai de iru kedo
shinpai shinaide yo sugu ja nakute mo
kanashii kedo itsuka, kimi o wasureru kara
Dan sekarang aku sendirian
Hari ini aku berjalan ke rumah
Apabila aku melihat ke atas, bulan sabit berayun diatas genteng
Apabila kucing yang terlihat mengantuk itu menyebrangi jalan
Itulah tandanya musim semi, akhir dari mimpi yang biru
Bukan apa-apa, melainkan kenangan yang indah serta senyumanmu yang tertinggal dalam kelopak mataku – aku mengikuti mereka lagi
Akan baik-baik saja jika pagi yang terlalu cepat datang kepadaku
Karena esok, lebih dari hari ini, aku akan melupakanmu
Aku melihat banyak punggung yang tenggelam
Kereta api yang membawamu
Membuat orbit dalam hatiku berputar
Dengan wajah yang terlihat tidak mngetahui apa-apa, hari terus berjalan
Semuanya menjadi normal bila kau tidak disana
Walaupun sekarang, dengan perasaanku yang tercerai-berai kemana-mana
Aku pergi, tidak mampu melakukan hal terkecil sekalipun, namun
Jangan khawatir—karena walau tidak segera,
Walaupun itu menyedihkan, suatu hari aku akan melupakanmu
Universe (Sakamoto Maaya) Agustus 3, 2007
Universe
Sakamoto Maaya
Album : 30minutes Night Flight
kotoba ni wa naranai omoi o dakiagete
namae o sagashiteta
kurayami to yoake no sukima ni hitorikiri
hashiru you ni nobiteiku
musuu no inori no hitotsu ga koko ni aru no
60(rokujuu)oku no kodoku ga miageteru
hateshinai sora ni me o korasu
chippoke na negaigoto to kakaete
maarui hoshi ni aoi hi ga tomoru
yunibaasu
tsukiakari no shita ni mado akari wa ikutsu
onaji hoshi no ue ni mado akari wa ikutsu
kazoeru hitotsuzutsu
massugu ni nobiteiku
hontou no kotae wa jibun no naka ni aru no
60(rokujuu)oku no kodoku ga miageteru
hateshinai sora ni me o korasu
kagiri aru sono inochi moyashite
maarui hoshi ni aoi hi ga tomoru
yunibaasu
aoi hi o matou yunibaasu
Menggenggam perasaan yang tidak dapat disampaikan lewat kata-kata ini,
Aku telah mencari-cari namanya
Diantara celah kegelapan dan fajar yang menyingsing, aku sendirian
Aku tetap merentangkannya, aku merasa berlari
Satu dari doaku yang tidak terhitung itu ada disini
Aku memandang enam ratus juta kesendirian
Mataku memandang langit yang tak terbatas ini
Membawa harapanku yang amat kecil ini
Di bintang yang bulat ini, cahaya lampu biru menyala
Alam semesta
Dibawah sinar bulan, ada berapakah cahaya yang berasal dari jendela?
Dibawah bintang yang sama, ada berapakah cahaya yang berasal dari jendela?
Aku akan menghitungnya satu per satu
Aku merentangkannya ke atas
Jawaban yang benar ada bersamaku
Aku mencari enam ratus juta kesendirian
Mataku memandang langit yang tak terbatas ini
Ada keterbatasan –yang ditetapkan oleh hidup
Di bintang yang bulat ini, cahaya lampu biru menyala
Alam semesta
Terungkap di cahaya lampu biru—alam semesta
Time Will Tell (Utada Hikaru) Juli 31, 2007
Time Will Tell
Utada Hikaru
Naita-tte
Nanimo kawaranai-tte iwareru kedo
Dare datte
Sonna tsumori de nakun ja nai yo ne
Nayanda-tte shikatanai yo
I just can’t control the time
Kono nagai runway kara aozora e take off!
Time will tell jikan ga tateba wakaru
Cry dakara sonna aseranaku datte ii
Time will tell jikan ga tateba wakaru
Cry ashita e no zurui chikamichi wa nai yo
Kitto kitto kitto
Ame datte
Kumo no ue e tobidaseba
Always blue sky
Taiyou datte
Te de tsukameru gurai chikau ni kanjirareru
Hitori de ochikomanaide
We just can’t control the time
Kono nagai runway kara aozora e Take off!
Time will tell jikan ga tateba wakaru
Cry Ima no iiwake ja jibun sae gomakasenai
Time will tell jikan ga tateba wakaru
Cry dakara ima wa nakitai dake naite ii
Motto motto motto
Time will tell jikan ga tateba wakaru
Cry dakara sonna aseranaku datte ii
Time will tell jikan ga tateba wakaru
Cry ashita e no zurui chikamichi wa nai yo
Kitto kitto kitto
Walaupun kau berkata
Kau menangis, dan tidak ada sesuatu yang berubah
Tak ada seorangpun yang menangis untuk alasan seperti itu
Aku tidak dapat menolongmu yang terluka
Aku hanya tidak dapat mengontrol waktu
Dari landasan pesawat ini, menuju langit biru. Berangkat!
Waktu akan mengatakannya, seiring berjalannya waktu, kau akan mengerti
Menangis, karena itulah hal itu baik jika terus ada tanpa memudar
Waktu akan mengatakannya, seiring berjalannya waktu, kau akan mengerti
Menangis, tidak ada jalan pintas yang tidak adil untuk menuju esok
Aku yakin, aku yakin, aku yakin
Hujan,
Selalu langit biru, apabila itu terbang melewati awan
Matahari,
Terasa begitu dekat sehingga aku merasa menggenggamnya
Jangan bermuram durja sendirian
Kita hanya tidak dapat mengontrol waktu
Dari landasan pesawat ini, menuju langit biru. Berangkat!
Waktu akan mengatakannya, seiring berjalannya waktu, kau akan mengerti
Menangis, alasannya hanyalah agar aku tidak membohongi diriku sendiri
Waktu akan mengatakannya, seiring berjalannya waktu, kau akan mengerti
Menangis, untuk itu, apabila aku ingin menangis, aku akan
Lebih keras, lebih keras, lebih keras
Waktu akan mengatakannya, seiring berjalannya waktu, kau akan mengerti
Menangis, karena itulah hal itu baik jika terus ada tanpa memudar
Waktu akan mengatakannya, seiring berjalannya waktu, kau akan mengerti
Menangis, tidak ada jalan pintas yang tidak adil untuk menuju esok
Aku yakin, aku yakin, aku yakin