Double-Wind

double_wind, a Site for Translated J-Music Lyrics

Kioku ~there’s no end~, Sakamoto Maaya Agustus 25, 2007

Filed under: J-Artist,Sakamoto Maaya — inserta @ 1:48 pm

Kioku ~there’s no end~ / Memories ~there’s no end~
Sakamoto Maaya

Album : 30 minutes Night Flight

doko made mo tsudzuiteru kusahara ni hitorikiri
tooi hi no omoide o sagashiteiru

gareki no ue no tsuki wa subete o mitsumeteru

ooki na te de idaite kureta anata wa mou inai kedo
watashi wa kyou mo sekai no dokoka ni sagashiteru
sono kioku no naka de ashita e kinou e tabidatsu tame

yuugure wa naze kashira kokorobosoku naru yo ne
koko ja nai dokoka ni kaeritaku naru

hikari wa yami no naka de umareru toki o matsu no

ooki na te de idaite kureta anata wa ima koko ni ite
subete ga kyou mo uchuu no dokoka de tsudzuiteru
sono kioku o idaite sagashite ashita e tabidatsu tame

subete ga kyou mo uchuu no dokoka ni ikiteiru
sono kioku no naka de ashita e kanata e tobidatsu tame

tabidatsu tame

Apapun yang terjadi, aku terus melanjutkan perjalananku menuju padang rumput
sendirian
Mencari kenangan dari hari-hari yang menjauh

 

Bulan yang berada diatas reruntuhan itu melihat semuanya

 

Walaupun kau yang memegang tanganku dengan tanganmu yang besar itu tidak lama lagi berada disini,
Hari ini, aku mencari disuatu tempat didunia ini
Didalam memori tersebut –untuk esok, untuk kemarin—untuk memulai sebuah perjalanan

 

Aku berpikir, kenapa di senja itu, semuanya terasa begitu menyedihkan
dan itu membuatku ingin pulang ke rumah –disuatu tempat— bukan disini

 

cahaya menanti kelahirannya dari dalam kegelapan

 

Kau, yang menggenggam tanganku dengan tanganmu yang besar itu ada disini sekarang
Hari ini, semuanya juga terus berlanjut di suatu tempat di alam semesta ini
Menggenggam, mencari memori tersebut –untuk esok—untuk memulai suatu perjalanan

 

Hari ini, semuanya juga hidup disuatu tempat di alam semesta ini
Didalam kenanagan tersebut –untuk esok, untuk kedepannya—untuk melompat keatas dan kemudian terbang

 

Untuk memulai suatu perjalanan

 

My Will, Dream

Filed under: Anime,Dream,Inuyasha,J-Artist — inserta @ 6:33 am

My Will
Dream

Lirik : Matsumuro Mai

Sotto mezameru
Hakanai omoi zutto donna toki demo negau yo
Anata ni todoku you ni to…

“Ato sukoshi” to iu kyouri ga fumi dasenakute
Itsumo me no mae wa tozasarete ita no
Aitai aenai hibi wo kasaneru tabi ni
Tsuyoi tokimeki wa setsunasa ni naru yo

Moshimo “eien” to iu mono ga aru nara
Toomawari shite demo shinjite mitai
“Bukiyou dakara kizutsuku koto mo aru” to
Wakatte tomaranai mou dare nimo makenai

Anata no koto wo omou
Sore dake de namida ga ima afure dashite kuru yo
Hakanai omoi zutto donna toki demo negau yo
Anata ni todoku you ni to…

Tsuyogaru koto dake shirisugite ita watashi
Dakedo ano toki kara mayoi wa kieta yo

Misetai to omou mono ga kitto atte
Kikasetai kotoba mo takusan aru
Egao nakigao mo zenbu mite hoshikute
Matte iru watashi wa yamate “CHANSU” wo tsukamu yo

Anata no koto wo omou
Sore dake de kokoro ga tsuyoku nareru ki ga suru yo
Hakanai omoi zutto donna toki demo negau yo
Anata ni todoku you ni to…

Anata no koto wo omou
Sore dake de namida ga ima afure dashite kuru yo
Tookute koe ga todokanai dakedo itsuka wa
Kanarazu todoku you ni

Shinjite, la la…

Perlahan-lahan, aku membuka mata
Aku berdoa agar apapun yang terjadi, perasaan yang selalu cepat berlalu ini
Dapat tersampaikan padamu

Aku tidak dapat melangkah bersebrangan
dengan jarak yang terasa sangat kecil ini
Selalu, daerah didepan mataku tertutup
Setiap saat hari-hari terlewati,
ketika aku ingin bertemu denganmu, tetapi tidak dapat
Kegelisahanku yang kuat itu menjadi luka

Apabila ada sesuatu seperti ‘keabadian’
Aku ingin percaya padamu,
Walaupun jalan kita harus bersimpangan
“Karena kita tidak mengetahuinya, ada saat dimana kita terluka”
Walapun aku tahu, aku tidak akan berhenti, Aku tidak akan menyerahkannya pada siapapun

Ketika aku memikirkanmu
Hanya dengan melakukannya, air mata mulai menetes
Aku berdoa supaya apapun yang terjadi, perasaan yang selalu cepat berlalu ini
dapat tersampaikan padamu

Aku memiliki sesuatu untuk kutunjukkan padamu
Dan ada banyak kata yang aku ingin kau mendengarnya
Wajah tersenyumku dan wajah menangis, aku ingin kau melihat semuanya
Untuk membuat penantianku berakhir, aku akan menggengam kesempatanku

Ketika aku memikirkanmu,
Hanya dengan melakukannya, aku merasa hatiku dapat bertambah kuat
Aku berdoa supaya apapun yang terjadi, perasaan yang cepat berlalu ini selalu dapat tersampaikan padamu

Ketika aku memikirkanmu
Hanya dengan melakukannya, air mata mulai menetes
Walaupun suaraku yang jauh ini tidak dapat mencapaimu,
Tetapi suatu hari aku percaya itu akan terjadi
Aku percaya….

 

Boku-tachi ga Koi o Suru Riyuu (Sakamoto Maaya)

Filed under: J-Artist,Sakamoto Maaya — inserta @ 5:54 am

Boku-tachi ga Koi o Suru Riyuu / The Reason We Fell In Love
Sakamoto Maaya
Album : 30 minutes Night Flight

orion boshi o mitsuketara mune ga yasashiku naru wake wa
dokoka no machi de miageteru kimi no senaka ga ukabu kara

toorisugari no ongaku ni kaze ga tsumetaku naru wake wa
watashi no naka no tokubetsu na kimochi kimi wa shiranai de iru kara

iikakete yameta kotoba
taisetsu ni tsuita chiisa na uso
otona ni natte mo muzukashii koto wa
omotteta yori takusan aru

doko made mo doko made mo
chikadzukeba tooku naru kimi ni
koi o shita sore dake de
sora wa hiroku fukaku natteiku

narande aruita kaerimichi toritome mo naku tsudzuku yuki
kimi no tetsugaku ni fureru toki ichiban suki na jibun ni naru

haru, natsu, aki, fuyu o kurikaeshi
itsu no ma ni ka hitomawari
meguri megutte otozureta watashi no orion

te ni ireru mono ja nakute
yakusoku kawasu koto ja nakute
sorezore ni mukau basho ga
niteitara ii to omou

doko made mo doko made mo
kimi ga kimi de iru kedakasa ga
ureshikute setsunakute
motto zutto soba ni itakute
koi o shita sore dake de
sora wa hiroku fukaku natteiku

Alasan kenapa hatiku terasa hangat ketika aku menemukan rasi Orion
Adalah karena bayanganmu muncul ke pikiranku,
kau melihatnya dari suatu tempat di kota ini

Alasan mengapa angin menjadi dingin ketika melewati musik
Adalah karena aku masih belum mengenalmu,
yang perasaan spesialku terkandung didalamnya

Kata-kata berhenti ditengah jalan
Kebohongan kecil dikatakan dengan hati-hati
Walaupun menjadi dewasa, ternyata ada banyak hal yang lebih sulit daripada yang pernah aku pikirkan

Apapun yang terjadi, apapun yang terjadi
Aku jatuh cinta padamu, yang pergi menjauh
Ketika aku mendekat padamu, dan hanya dengan itu
Langit terus menjadi lebih luas dan dalam

Salju terus turun tanpa mengenal batas
Dalam perjalanan pulang, kita berjalan dalam satu garis
Ketika kita menyentuh filsafatmu, aku menjadi diri yang paling kusukai

Musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin terulang kembali; sebelum aku mengetahuinya,
semuanya datang dan terulang
Orion-ku, yang berputar disekitar dia, masalahnya dan mengunjunginya

Itu bukan sesuatu yang dapat kau pegang dengan tanganmu
Itu bukan sesuatu yang dapat kita janjikan
Aku berpikir, akan lebih baik jika masing-masing tempat yang akan kita tuju sesuai dengan kita

Apapun yang terjadi, apapun yang terjadi
Keindahan dari dirimu yang menjadi dirimu sendiri
membuatku senang, terluka,
ingin berada disampingmu lagi,
selamanya
Cinta, dan hanya dengan itu
Langit terus menjadi lebih luas dan dalam

 

Dreaming (Sakamoto Maaya) Agustus 3, 2007

Filed under: J-Artist,Sakamoto Maaya — inserta @ 11:08 am

Dreaming
Sakamoto Maaya

Album : 30minutes Night Flight

soshite hitori ni naru
kyou wa aruitekaeru
miagereba mikadzuki
yane no ue de yureru

nemutasou na neko ga toori o yokogireba
haru no shirushi aoi yume no owari

mabuta ni nokoru kimi no waraikata ya
kirei na omoide bakari mata tadotteru
hayaku asa ga kite kurereba ii no ni
ashita wa kyou yori, kimi o wasureru kara

shizumiyuku seiza no senaka o miokutte
kimi o noseta shatoru
mune no kidou o mawaru

nanimo nakatta kao de hibi wa tsudzuiteku no
kimi ga inai koto ga futsuu ni naru

chirakashita mama no omoi ni wa ima mo
sukoshi mo te o tsukerarenai de iru kedo
shinpai shinaide yo sugu ja nakute mo
kanashii kedo itsuka, kimi o wasureru kara

Dan sekarang aku sendirian
Hari ini aku berjalan ke rumah
Apabila aku melihat ke atas, bulan sabit berayun diatas genteng

 

Apabila kucing yang terlihat mengantuk itu menyebrangi jalan
Itulah tandanya musim semi, akhir dari mimpi yang biru

 

Bukan apa-apa, melainkan kenangan yang indah serta senyumanmu yang tertinggal dalam kelopak mataku – aku mengikuti mereka lagi
Akan baik-baik saja jika pagi yang terlalu cepat datang kepadaku
Karena esok, lebih dari hari ini, aku akan melupakanmu

 

Aku melihat banyak punggung yang tenggelam
Kereta api yang membawamu
Membuat orbit dalam hatiku berputar

 

Dengan wajah yang terlihat tidak mngetahui apa-apa, hari terus berjalan
Semuanya menjadi normal bila kau tidak disana

 

Walaupun sekarang, dengan perasaanku yang tercerai-berai kemana-mana
Aku pergi, tidak mampu melakukan hal terkecil sekalipun, namun
Jangan khawatir—karena walau tidak segera,
Walaupun itu menyedihkan, suatu hari aku akan melupakanmu

 

Universe (Sakamoto Maaya)

Filed under: J-Artist,Sakamoto Maaya — inserta @ 10:37 am

Universe
Sakamoto Maaya

Album : 30minutes Night Flight

kotoba ni wa naranai omoi o dakiagete
namae o sagashiteta
kurayami to yoake no sukima ni hitorikiri

hashiru you ni nobiteiku
musuu no inori no hitotsu ga koko ni aru no

60(rokujuu)oku no kodoku ga miageteru
hateshinai sora ni me o korasu
chippoke na negaigoto to kakaete
maarui hoshi ni aoi hi ga tomoru
yunibaasu

tsukiakari no shita ni mado akari wa ikutsu
onaji hoshi no ue ni mado akari wa ikutsu
kazoeru hitotsuzutsu

massugu ni nobiteiku
hontou no kotae wa jibun no naka ni aru no

60(rokujuu)oku no kodoku ga miageteru
hateshinai sora ni me o korasu
kagiri aru sono inochi moyashite
maarui hoshi ni aoi hi ga tomoru
yunibaasu

aoi hi o matou yunibaasu

Menggenggam perasaan yang tidak dapat disampaikan lewat kata-kata ini,
Aku telah mencari-cari namanya
Diantara celah kegelapan dan fajar yang menyingsing, aku sendirian

 

Aku tetap merentangkannya, aku merasa berlari
Satu dari doaku yang tidak terhitung itu ada disini

 

Aku memandang enam ratus juta kesendirian
Mataku memandang langit yang tak terbatas ini
Membawa harapanku yang amat kecil ini
Di bintang yang bulat ini, cahaya lampu biru menyala
Alam semesta

 

Dibawah sinar bulan, ada berapakah cahaya yang berasal dari jendela?
Dibawah bintang yang sama, ada berapakah cahaya yang berasal dari jendela?
Aku akan menghitungnya satu per satu

 

Aku merentangkannya ke atas
Jawaban yang benar ada bersamaku

 

Aku mencari enam ratus juta kesendirian
Mataku memandang langit yang tak terbatas ini
Ada keterbatasan –yang ditetapkan oleh hidup
Di bintang yang bulat ini, cahaya lampu biru menyala
Alam semesta

 

Terungkap di cahaya lampu biru—alam semesta